Pada postingan kali ini saya akan coba bahas Bagaimana cara memindahkan sebuah situs dari Joomla ke WordPress.
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat akun WordPress terlebih dahulu dan instal Plugin FG Joomla to WordPress. Setelah anda mengaktifkan plugin tersebut, anda pergi ke Tools > Import, anda akan melihat daftar alat import tersedia untuk instalasi WordPress anda. Klik Joomla (FG).
Pada halaman selanjutnya, anda perlu menyediakan Informasi Database dari situs Joomla anda.
Anda dapat memeproleh settingan database anda dari Joomla administration area, dibawah Global Configuration > Server. Informasi ini juga tersimpan dalam sistem configuration.php file dalam folder Joomla Website root. Anda dapat mengakses file tersebut menggunakan FTP Client seperti FileZilla untuk mendownload dan membuka file configuration.php anda pada notepad.
Setelah tersedianya Informasi Database scroll ke bawah ke "Behavior". Jika anda ingin mengimport media seperti gambar dari Joomla ke WordPress, pastikan anda telah mengecek Force Media Import Option. Terakhir klik Import content from Joomla to WordPress.
Plugin akan memulai menjalankan script dan memulai mengimport seluruh konten anda dari Joomla ke WordPress. Tergantung dari banyaknya konten yang anda import. proses import akan sedikit memakan waktu.
Setelah proses import selesai, langkah selanjutnya adalah memperbaiki link-link yang rusak. Scroll ke bawah ke tombol Joomla (FG) importer page lalu klik modify internal links button.
Kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi ketika proses import.
- Kesalahan yang sering terjadi adalah "Fatal error: Allowed memory size off ****bytes exhausted." anda dapat mencoba mencari cara bagaimana memperbaiki memory exhausted error pada wordpress.
- Jika kesalahannya Database connection error , maka anda perlu mengecek ulang setting database anda dan pastikan anda menggunakan correct login crudentials.
- Kadang pada proses mengimport media, tidak akan berjalan mulus, dikarenakan web host anda menonaktifkan fungsi allow_url_Fopen directive in php.ini.
0 comments:
Post a Comment